Seputar Olahraga - Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, menyinggung timnya terlalu banyak membuat kekeliruan saat melawan AS Roma. Hal itulah yang menciptakan Rossoneri kalah.
Milan takluk 1-2 dari Roma dalam lanjutan Liga Italia. Bertanding di Stadion Olimpico, Minggu (27/10), Milan kalah sesudah dua gol yang dicetak oleh Edin Dzeko dan Nicolo Zaniolo hanya dapat dibalas sekali oleh Theo Hernandez.
Hasil ini menciptakan Pioli belum menyerahkan kemenangan sejak diusung menjadi pelatih Milan pada 9 Oktober lalu. Dari dua laga yang telah dijalani, ia meraih sekali seri dan sekali kalah.
Di samping itu, posisi Milan sekarang berada di peringkat ke-13 dengan pendapatan 10 poin, hanya unggul tiga poin dari Brescia yang sedang di batas atas zona degradasi. Selepas pertandingan, eks pelatih Inter Milan ini mengungkapkan kelemahan timnya.
"Kami tahu Roma akan mengurangi jalur umpan kami walau tidak semuanya, namun kami begitu gampang kehilangan bola. Kami sadar bahwa bakal ada masalah dalam hal bola-bola mati, menilik Roma punya tidak sedikit pemain jangkung, namun seharusnya kami dapat lebih baik lagi," ujar Pioli
"Buat saya, penampilan kami hari ini seperti tahapan mundur bila dikomparasikan melawan Lecce pekan lalu. Jika aliran bola dari lini belakang begitu lambat, maka untuk membuat ruang juga sulit."
"Dengan sedikit konsentrasi dan konsentrasi, kami mestinya dapat tampil sebanding lebih lama. Kami tidak tampil dengan baik dan mesti menunaikan akibatnya," sambung Pioli.
Pioli menyinggung timnya tidak jarang melakukan kekeliruan yang semestinya dapat dihindari. Contohnya pada gol kedua Roma, yang bermula dari kekeliruan umpan di distrik pertahanan sendiri oleh Davide Calabria.
"Saya rasa kami tak kelemahan determinasi, namun kami terlalu banyak membuat keputusan-keputusan yang salah, dan anda harus membayar mahal andai lawannya setara denganmu. Kami butuh bermain lebih baik dalam urusan teknik, dengan umpan-umpan yang lebih akurat, dan kami tak melakukan hal tersebut," kata Pioli.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar